Tidur vs Makan

Tidurlah secara teratur

Supaya aktivitas bisa diatur

Tidurlah secara teratur

Agar tubuh tidak hancur

Tidurlah secara teratur

Supaya energi tidak habis mengucur

Tidurlah secara teratur, karna tidur lebih penting daripada makan.

Manusia masih bisa bertahan jika tidak makan selama 3 hari?

Tapi apa yang bisa manusia lakukan jika tidak tidur selama 3 hari?

Ceritesis – Analisis Gas Kromatografi (perdana)

Minggu, 12 Maret 2010

Hari ini hari yang sangat dinanti-nanti. Hari ini saya melakukan analisis gas kromatografi terhadap sampel air yang telah saya ambil kemaren. Saya pun semangat untuk melakukannya.

Pagi ini saya mulai dengan bermain badminton bersama teman-teman saya. Saya membuat janji dengan teman saya yang jago nge-GC (Gas Chromatography) jam 9. Nge-GC itu bahasa gaul dan simpelnya. Tapi karena saya main badminton dulu, jadi saya telat datang ke ruang GC nya.

Alat GC yang saya gunakan bernama GC-2014 Shimadzu yang berada di lantai 3 Gd. Energi, ITB (Gambar 1). Alat GC yang sudah berumur hampir 1 tahun ini merupakan hibah penelitian dari JICA (Japan International Coorporation Agency). Perkiraan saya, alat GC ini dihibahkan kepada Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB. Tahun lalu, alat ini datang bersama beberapa alat-alat canggih lainnya, seperti SEM (Scanning Electron Microscope), XRD (X-Ray Diffraction), XRF (X-Ray Flourences), Radium and Mercury Meter, dan lain-lain.

Picture1
Gambar 1. GC-2014 Shimadzu yang berada di Gd. Energi lt.3

Kembali ke cerita saya. Kira-kira pukul 9.15, teman saya sudah standby di lab GC dan sudah menghidupkan dan memanaskan GC. GC ini perlu dipanaskan terlebih dahulu sebelum digunakan. Kita aja perlu pemanasan sebelum olahraga, apalagi alat. Saya langsung mempersiapkan sampel saya dan mulai menganalisisnya.

Jumlah sampel yang saya analisis ada 7 buah. Waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk menganalisis 1 sampel adalah 30 menit, berikut rincian sederhananya:

  • 5 menit pertama: persiapan sampel, menginput identitas sampel ke komputer, membuat headspace; (kapan2 mungkin saya akan jelaskan apa itu headspace)
  • 5 menit selanjutnya: mengocok sampel agar carier gas dan air sampel bercampur; (kapan2 mungkin saya akan jelaskan apa itu carier gas) dan
  • 20 menit terakhir: running analisis oleh alat GC.

Jadi, total waktu efektif yang dibutuhkan untuk menganalisis 7 sampel adalah 3 jam 30 menit. Namun karena ada teman saya juga menganalisis 6 sampel, jadi waktu efektif yang dibutuhkan adalah 6 jam 30 menit. Kami selesai menganalisis seluruh sampel pada pukul + 16.40.

Setelah selesai digunakan, suhu GC perlu diturunkan (cooling) dahulu sebelum dimatikan. Proses ini memerlukan waktu + 3 jam. Jadi saya harus menunggu hingga pukul 20.00 untuk mematikan GC tersebut.

Gambar 2 menunjukkan grafik hasil analisis TCD (Thermal Conductivity Detector) dari 7 sampel air saya. Grafik ini perlu diidentifikasi dan dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui jenis gas dan konsentrasinya. Untuk melakukan hal tersebut, dibutuhkan hasil analisis larutan standard. Namun larutan standard tersebut masih dalam proses pemesanan.

ALL_ch2.jpg
Gambar 2. Hasil analisis TCD (Thermal Conductivity Detector)

Ceritesis – Hari ke-1 Melapang

Sabtu, 11 Maret 2017

Hari ini adalah hari pertama ke lapangan tesis. Maksud saya benar-benar hari pertama untuk mengambil data tesis. Di hari pertama ini saya ditemani adik kelas (Gagah TA13) ke daerah Wayang Windu. Sebelumnya sudah pernah ke sana. Tapi hanya ikut-ikutan saja.

Daerah Wayang Windu berada di selatan Bandung (Gambar 1). Jarak dari ITB ke Wayang Windu sekitar 55 km.

wawin.JPG
Gambar 1. Lokasi Wayang Windu

Kami berangkat sekitar pukul 6 pagi dari cisitu. Rencana awalnya kami ingin berangkat pukul 5 pagi. Tapi apa daya, saya telat bangun karena tidur agak larut malam. Kami berangkat dengan motor melalui jalur Kopo. Perjalanan ditempuh selama + 2 jam.

Kami tiba pukul 8. Kami sarapan dulu, setelah itu langsung ketemu dengan pak Deny. Pak Deny adalah guider di area Wayang Windu. Beliau sudah hafal seluruh lokasi mataair di Area Wayang Windu.

Kami mengambil sampel di 7 lokasi, secara berurutan yaitu MBA_WP, CBLK, SKRT, CBLG01, CBLG02, TRBI, dan RCMR (Gambar 2). Pada pukul 15.30an, kami pulang menuju Bandung.

wawin_MA.JPG
Gambar 2. Lokasi pengambilan sampel mataair

Berikut adalah cuplikan dokumentasinya:

CBLG01CBLK (4)MBAWP (1)RCMR.SKRT

Get Paper or Books

If anyone needs Research paper or Books
Please search the following websites,
1) http://gen.lib.rus.ec
2) http://sci-hub.org
3) http://sci-hub.cc
4) http://sci-hub.bz
4) http://search.crossref.org
5) http://booksc.org/
6) http://libgen.io/
7) http://gen.lib.rus.ec/scimag/
8) http://airccj.org/csecfp/library/index.php

for text books , these are the links
1) http://libgen.org/
2)http://gen.lib.rus.ec/
3) http://en.bookfi.org/
4) http://lib.freescienceengineering.org/
5) http://bookza.org/
6) http://bookzz.org/
[20/2 08.45] Heri Nurdiyanto: Free Download Fulltext Articles From Journals and Ebooks……

Untuk yang open akses, terdapat beberapa pilihan yang bagus :

1. Directory of Open Access scholarly Resources (ROAD)
http://www.kopertis12.or.id/2016/03/13/directory-of-open-access-scholarly-resources-road.html
Terdapat 13.745 open access resources dari 150 Negara siap diunduh, terdiri dari: 13.062 journal diantaranya 2.625 yang terindex Scopus 240 Academic Repositoriies 202 Monographic Series 126 Conference Proceeding 103 Scolarly Blogs.

2. Indonesia OneSearch by The National Library of Indonesia, 2016
http://www.kopertis12.or.id/2016/02/12/indonesia-onesearch-by-the-national-library-of-indonesia-2016.html
Terhimpun Journal dan ebook dari berbagai institusi dalam dan luar negeri.
Terdapat 2.734 Journal reputasi berbagai bidang ilmu, sebanyak 21.473.752 artikel jurnal full text avaiable SIAP DIUNDUH, tanpa perlu login.

3. Journals with Open Access options
http://journalfinder.elsevier.com
Dengan mengisi kata kunci title dan abstrak dan conteng kotak Filter : Limit to journals with Open Access options.

4. OAJ terindex Scopus yang dikelola Elsevier/Sciencedirect
http://www.sciencedirect.com/science/journals/all/all-open-access
Kelihatannya terdapat 2.282 jurnal, namun hanya Edisi tertentu dari jurnal tsb yg free.

5. OMICS Open Access Journals
http://www.omicsonline.org/open-access-journals-list.php
OMICS Internasional is current managing 700 + Open Access Journals in field of Clinical, Medical, Life Science, Pharma, Environmental, …

6. IEEE Xplore Digital Library
http://ieeexplore.ieee.org/Xplore/home.jsp

7. Browse Journals-Wiley Open Access
http://www.wileyopenaccess.com/view/journals.html

8. Directory of Open Access Journals
https://doaj.org

9. Open Access Journals Search Engine (OAJSE)
http://www.oajse.com

10. BookSC
The world’s largest scientific articles store. 50,000,000+ articles for free.
http://booksc.org/

11. Portal e-journal langganan Kemristekdikti
ProQuest: http://search.proquest.com
Cengage: http://infotrac.galegroup.com/itweb
– Untuk Pencarian Terpadu: http://ristekdikti.summon.serialssolutions.com
Untuk peroleh username dan password ikuti ini:
http://simlitabmas.dikti.go.id/ejournal/Default.aspx

Informasi ini saya peroleh dari Bimastyaji Surya Ramadan yang mengeposkannya ke grup WA.

 

PIT PAAI ke-1

PAAI adalah singkatan dari Perhimpunan Ahli Airtanah Indonesia. Sesuai namanya, organisasi ini adalah organisasi profesi yang menghimpun orang-orang yang bidang keilmuan pekerjaan atau penelitiannya berkaitan dengan airtanah, baik akademisi, peneliti, praktisi, ataupun pemangku kebijakan di Indonesia.

Pada tahun 2016 ini, tepatnya tanggal 16-17 November, PAAI akan mengadakan Pertemuan Ilmiah Tahunan yang ke-1. Acara ini akan dilangsungkan di Hotel Grand Royal Panghegar, Bandung, dengan tema “Airtanah untuk Tanah Air”.

Acara PIT PAAI ke-1 ini terdiri dari konverensi ilmiah, diskusi panel, dan kongres PAAI yang akan dihadiri oleh para profesional, praktisi, dan akademisi yang ahli dalam bidang airtanah. Acara ini merupakan kesempatan bagus untuk bertemu dengan orang-orang hebat dan teruji keilmuan serta pemahamannya tentang permasalahan airtanah di Indonesia. So tunggu apa lagi? Yukk ikut!

pit-paai